Coba bayangkan dan berikan solusi! Ada seekor kura-kura sedang belajar membaca di kelasnya. Ketika ada guru bertanya pada semua murid-murid "Sebenarnya menurut kalian bahasa itu apa? Ayo jawabannya jangan ada yang sama," Seekor kura-kura yang sedang membaca terkejut, "Jawabannya apa ya?" pikirnya, satu per satu semua murid menjawab dan jawaban yang dikatakan teman si kura-kura itu sama dengan jawaban yang sedang dia pikirkan dan yang akan dia katakan nanti, semua fokus terasa buyar di otaknya kura-kura. Jawaban yang disediakan kura-kura kini sudah tidak ada. 

         Sampai pada waktunya sang gurupun bertanya pada kura-kura "Apa bahasa menurutmu?" yang seketika pertanyaan itu membuat blank otak si kura-kura. Lalu, kura-kura itu menjawab dan jawabannya itu sama dengan jawaban teman-temannya, jelas sang guru tak bisa menerima jawaban si kura-kura. Si kura-kura lantas bingung pikirannya berasa lemot dan mentok pada akhirnya dari puluhan murid yang menjawab pertanyaan dari guru itu hanya satu jawaban yang tidak diterima yaitu jawaban si kura-kura. 

         Pak guru menyuruh si kura-kura untuk menyimpulkan semua jawaban dari yang awal sampai yang akhir, nihil, sang kura-kurapun hanya bisa terdiam. Anehnya, dari salah satu murid ada yang jawabannya sama dengan yang lain tapi masih diterima oleh guru itu, sedangkan si kura-kura? Kura-kura merasa malu, semangatnya mengendor, dia merasa bodoh, tapi si kura-kura ingin dia ingin tidak seperti ini lagi. Lalu apa yg harus dilakukan?

Siti Fatimah Awaliah
email: liaawaliah18@gmail.com

Kura-kura menjawab - Siti Fatimah Awaliah

            Coba bayangkan dan berikan solusi! Ada seekor kura-kura sedang belajar membaca di kelasnya. Ketika ada guru bertanya pada semua murid-murid "Sebenarnya menurut kalian bahasa itu apa? Ayo jawabannya jangan ada yang sama," Seekor kura-kura yang sedang membaca terkejut, "Jawabannya apa ya?" pikirnya, satu per satu semua murid menjawab dan jawaban yang dikatakan teman si kura-kura itu sama dengan jawaban yang sedang dia pikirkan dan yang akan dia katakan nanti, semua fokus terasa buyar di otaknya kura-kura. Jawaban yang disediakan kura-kura kini sudah tidak ada. 

         Sampai pada waktunya sang gurupun bertanya pada kura-kura "Apa bahasa menurutmu?" yang seketika pertanyaan itu membuat blank otak si kura-kura. Lalu, kura-kura itu menjawab dan jawabannya itu sama dengan jawaban teman-temannya, jelas sang guru tak bisa menerima jawaban si kura-kura. Si kura-kura lantas bingung pikirannya berasa lemot dan mentok pada akhirnya dari puluhan murid yang menjawab pertanyaan dari guru itu hanya satu jawaban yang tidak diterima yaitu jawaban si kura-kura. 

         Pak guru menyuruh si kura-kura untuk menyimpulkan semua jawaban dari yang awal sampai yang akhir, nihil, sang kura-kurapun hanya bisa terdiam. Anehnya, dari salah satu murid ada yang jawabannya sama dengan yang lain tapi masih diterima oleh guru itu, sedangkan si kura-kura? Kura-kura merasa malu, semangatnya mengendor, dia merasa bodoh, tapi si kura-kura ingin dia ingin tidak seperti ini lagi. Lalu apa yg harus dilakukan?

Siti Fatimah Awaliah
email: liaawaliah18@gmail.com

No comments:

Post a Comment